Mau Bayar Zakat? Ini Dia Tips Memilih Amil Zakat Online Terpercaya

Senin, Juni 01, 2020 | Berkomentar
Bayar Zakat Online

Ketika Idul Fitri tiba, tentunya seluruh umat muslim, khususnya di Indonesia, akan berbondong-bondong membayarkan zakat. Dalam keadaan ini, zakat tersebut bukan digolongkan zakat biasa, melainkan adalah zakat fitrah. Nah, berhubung suasana Indonesia sedang dilanda korona, maka tidak ada salahnya untuk bayar zakat secara online. Namun, bagaimana ya tips memilih amil zakat online terpercaya? Yuk, kita simak ulasannya.

Bagaimana Pengelolaan Zakat di Indonesia?

Di zaman dimana semua kegiatan seolah-olah selalu serba digital ini, Anda tentu tidak akan heran kala menemui seseorang yang bayar zakat secara online. Pasalnya tidak hanya masyarakat saja yang semakin sering melakukan aktivitas ini, melainkan para pengusaha pun juga sudah banyak yang menyediakan aplikasi tertentu untuk mengakomodasi kebutuhan akan zakat online ini.

Di Indonesia, pengelolaan zakat sendiri diatur menurut UU No 23 Tahun 2011. Disebutkan, zakat akan diatur oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dan mana tugasnya meliputi pengelolaan zakat di tingkat provinsi dan juga kabupaten / kota. Selain BAZNAS oleh pemerintah, ada juga Lembaga Amil Zakat (LAZ) di Indonesia yang mana merupakan pengelolaan zakat non negara dan sudah memenuhi syarat-syarat tertentu.

Memilih Badan Amil Zakat yang Terpercaya

Ada banyak badan zakat yang bisa Anda pilih di Indonesia. Badan zakat ini pun tersedia dalam jenis offline dan online. Untuk membayar zakat via online, Anda bisa menggunakan platform-platform e-commerce yang terdapat di Playstore dan IOS. Adapun untuk bisa memilih pengelola zakat online terpercaya, ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan demi keamanan dana zakat yang Anda berikan dan penyaluran zakat itu sendiri, yakni :

1. Pilih yang Sudah Tercatat Dalam Kementerian Agama

Pertama, Anda harus memilih platform yang sudah resmi terdaftar di bawah Kementerian Agama. Badan zakat apapun itu bentuknya, baik yang offline atau online, baik yang merupakan aplikasi dengan nama badan zakat itu sendiri atau yang bergabung dalam platform e-commerce, semuanya pasti akan berada di bawah pengawasan dari Kementerian Agama.

2. Pilih yang Memiliki Legalitas Hukum yang Jelas

Ketika mereka sudah terdaftar dan sudah dalam pengawasan Kementerian Agama, maka sudah pasti badan zakat tersebut legal. Nah, platform zakat yang berizin resmi dapat dipertanggungjawabkan penyalurannya. Untuk itu, kami sarankan kepada Anda untuk memilih platform yang memang resmi. Caranya untuk tahu apa platform itu legal atau tidak, Anda bisa mengeceknya di website Kementerian Agama.

3. Memiliki Struktur Kelembagaan yang Jelas

Badan zakat yang terpercaya adalah mereka yang memiliki struktur kelembagaan yang jelas. Meskipun itu pembayarannya online sekalipun, mereka tetap harus memiliki kelembagaan yang dapat dilihat strukturisasinya. Selain itu, mereka juga harus mempunyai proses perencanaan yang jelas, pengorganisasian yang efektif, serta pelaksanaan, pengawasan, dan evaluasi yang dapat dipertanggungjawabkan.

4. Amanah

Terakhir, seorang badan zakat yang terpercaya adalah badan zakat yang amanah dalam tugasnya. Orang-orang telah mempercayakan pembayaran zakat fitrah mereka kepada badan zakat tersebut dan mereka lah yang nantinya bertugas mengalokasikan zakat tersebut kepada siapapun yang sangat membutuhkan. Diharapkan, mereka menjalankan tugas ini sesuai agama, hukum, dan juga hati nurani sehingga dapat amanah.

Demikian ulasan mengenai tips memilih amil zakat terpercaya untuk mereka yang akan bayar zakat secara online. Semoga ulasannya bermanfaat dan dapat membantu Anda dalam memilih mana badan zakat yang akan mengemban amanah dari Anda.

Reaksi:
Kategori: , ,