Berbagi Informasi Terbaru | 2020

Selasa, 23 Juni 2020

Inilah 5 Kesalahan Umum Saat Memilih Asuransi

Inilah 5 Kesalahan Umum Saat Memilih Asuransi

Siapa saja tentu menginginkan masa depan yang aman dan juga nyaman. Di masa tua, Anda hanya ingin menikmati hidup bersama pasangan tanpa harus mengurusi berbagai masalah. Oleh karena itu, proteksi masa depan sangat diperlukan. Caranya adalah dengan mengikuti program asuransi, baik itu berupa kesehatan, jiwa, pendidikan, dan lain-lain. Anda bisa  menggunakan layanan perusahaan asuransi di Jakarta dan sekitarnya.

Tawaran yang diberikan perusahaan asuransi tentu saja bervariasi. Setiap perusahaan atau lembaga asuransi berlomba-lomba untuk memberikan penawaran terbaik, sehingga nasabah menjadi lebih tertarik untuk menggunakan produk mereka. Namun, Anda jangan dulu tergiur dengan penawaran yang diberikan karena ada beberapa pertimbangan yang perlu dipikirkan.

Salah Memilih Asuransi

Biasanya, orang yang terburu-buru menggunakan layanan asuransi akan mengalami masalah yang cukup serius. Pasalnya, banyak yang tidak memahami syarat dan ketentuannya, sehingga terjadi kemacetan pada proses pembayaran iuran, pencairan biaya tanggungan, dan lain-lain. Oleh karena itu, jangan sampai Anda ikut-ikutan orang lain menggunakan layanan asuransi.

Umumnya, ada lima kesalahan yang sering dilakukan saat memilih asuransi. Berikut ulasannya.

1. Tergiur dengan Tawaran Sales

Sales pada sebuah asuransi bertugas untuk mencari nasabah sebanyak-banyaknya agar menggunakan produk mereka. Biasanya, sales menawarkan produknya dengan cara yang sangat persuasif. Alhasil, tidak sedikit yang tergiur dengan produk-produk asuransi yang ia tawarkan.

Jika Anda hanya sekedar tertarik dengan nominal dan hasil yang akan didapatkan, sebaiknya pikirkan terlebih dahulu. Pastikan Anda mengetahui bagaimana asuransi bekerja, sehingga Anda tidak akan asal memilih saja.

2. Tidak Mengetahui Manfaat Asuransi yang Dipilih

Kesalahan lain yang sering terjadi adalah tidak mengetahui manfaat dari asuransi yang dipilih. Biasanya, Anda  hanya melihat sekilas dari hasil yang didapatkan dan hanya mendengarkan penjelasan sales saja tanpa bertanya lebih lanjut. Sebaiknya, ketahui manfaat dan kekurangan dari produk asuransi tersebut. Dengan begitu, Anda tidak akan merasa dirugikan saat menggunakan produk asuransi.

3. Tidak Berkonsultasi Terlebih Dahulu

Saat memutuskan untuk menggunakan layanan asuransi, sebaiknya Anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan pihak perusahaan asuransi di Jakarta atau dengan teman terdekat. Tanyakan apa saja jenis asuransi yang cocok untuk Anda dan keluarga, sehingga produk yang digunakan akan sesuai dengan kebutuhan.

Selain itu, Anda juga bisa berkonsultasi dengan teman terdekat yang berpengalaman menggunakan asuransi. Teman Anda akan memberikan semacam nasihat atau arahan terkait asuransi yang akan Anda gunakan.

4. Tidak Memperhitungkan Biaya Premi

Biaya premi sangat penting untuk dipertimbangkan. Namun, banyak orang yang tidak terlalu peduli dengan biaya bulanan asuransi. Akibatnya, terjadi tunggakan karena tidak sanggup membayar setiap bulan. Oleh karena itu, pertimbangkan kembali jenis premi yang akan digunakan. Sebaiknya, sesuaikan dengan kemampuan finansial Anda agar keuangan tetap stabil.

5. Tidak Diketahui oleh Keluarga

Saat memutuskan untuk menggunakan asuransi, Anda wajib memberi tahu keluarga Anda. Ini berkaitan dengan proses klaim asuransi, yang mana ada hak yang harus diberikan kepada mereka. Jika anggota keluarga tidak ada yang tahu dengan produk asuransi ini, bisa-bisa Anda mengalami kerugian yang cukup besar. Oleh karena itu, beritahulah istri, anak, saudara, maupun orang tua.

Itulah lima kesalahan umum yang sering terjadi saat menggunakan asuransi. Jika Anda sudah memahami prosedur dan seluk beluk asuransi, segera daftarkan diri Anda dan keluarga di perusahaan asuransi di Jakarta melalui https://www.generali.co.id/. Dapatkan layanan terbaik untuk proteksi masa depan Anda dengan produk asuransi dari Generali!

Senin, 01 Juni 2020

Mau Bayar Zakat? Ini Dia Tips Memilih Amil Zakat Online Terpercaya

Bayar Zakat Online

Ketika Idul Fitri tiba, tentunya seluruh umat muslim, khususnya di Indonesia, akan berbondong-bondong membayarkan zakat. Dalam keadaan ini, zakat tersebut bukan digolongkan zakat biasa, melainkan adalah zakat fitrah. Nah, berhubung suasana Indonesia sedang dilanda korona, maka tidak ada salahnya untuk bayar zakat secara online. Namun, bagaimana ya tips memilih amil zakat online terpercaya? Yuk, kita simak ulasannya.

Bagaimana Pengelolaan Zakat di Indonesia?

Di zaman dimana semua kegiatan seolah-olah selalu serba digital ini, Anda tentu tidak akan heran kala menemui seseorang yang bayar zakat secara online. Pasalnya tidak hanya masyarakat saja yang semakin sering melakukan aktivitas ini, melainkan para pengusaha pun juga sudah banyak yang menyediakan aplikasi tertentu untuk mengakomodasi kebutuhan akan zakat online ini.

Di Indonesia, pengelolaan zakat sendiri diatur menurut UU No 23 Tahun 2011. Disebutkan, zakat akan diatur oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dan mana tugasnya meliputi pengelolaan zakat di tingkat provinsi dan juga kabupaten / kota. Selain BAZNAS oleh pemerintah, ada juga Lembaga Amil Zakat (LAZ) di Indonesia yang mana merupakan pengelolaan zakat non negara dan sudah memenuhi syarat-syarat tertentu.

Memilih Badan Amil Zakat yang Terpercaya

Ada banyak badan zakat yang bisa Anda pilih di Indonesia. Badan zakat ini pun tersedia dalam jenis offline dan online. Untuk membayar zakat via online, Anda bisa menggunakan platform-platform e-commerce yang terdapat di Playstore dan IOS. Adapun untuk bisa memilih pengelola zakat online terpercaya, ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan demi keamanan dana zakat yang Anda berikan dan penyaluran zakat itu sendiri, yakni :

1. Pilih yang Sudah Tercatat Dalam Kementerian Agama

Pertama, Anda harus memilih platform yang sudah resmi terdaftar di bawah Kementerian Agama. Badan zakat apapun itu bentuknya, baik yang offline atau online, baik yang merupakan aplikasi dengan nama badan zakat itu sendiri atau yang bergabung dalam platform e-commerce, semuanya pasti akan berada di bawah pengawasan dari Kementerian Agama.

2. Pilih yang Memiliki Legalitas Hukum yang Jelas

Ketika mereka sudah terdaftar dan sudah dalam pengawasan Kementerian Agama, maka sudah pasti badan zakat tersebut legal. Nah, platform zakat yang berizin resmi dapat dipertanggungjawabkan penyalurannya. Untuk itu, kami sarankan kepada Anda untuk memilih platform yang memang resmi. Caranya untuk tahu apa platform itu legal atau tidak, Anda bisa mengeceknya di website Kementerian Agama.

3. Memiliki Struktur Kelembagaan yang Jelas

Badan zakat yang terpercaya adalah mereka yang memiliki struktur kelembagaan yang jelas. Meskipun itu pembayarannya online sekalipun, mereka tetap harus memiliki kelembagaan yang dapat dilihat strukturisasinya. Selain itu, mereka juga harus mempunyai proses perencanaan yang jelas, pengorganisasian yang efektif, serta pelaksanaan, pengawasan, dan evaluasi yang dapat dipertanggungjawabkan.

4. Amanah

Terakhir, seorang badan zakat yang terpercaya adalah badan zakat yang amanah dalam tugasnya. Orang-orang telah mempercayakan pembayaran zakat fitrah mereka kepada badan zakat tersebut dan mereka lah yang nantinya bertugas mengalokasikan zakat tersebut kepada siapapun yang sangat membutuhkan. Diharapkan, mereka menjalankan tugas ini sesuai agama, hukum, dan juga hati nurani sehingga dapat amanah.

Demikian ulasan mengenai tips memilih amil zakat terpercaya untuk mereka yang akan bayar zakat secara online. Semoga ulasannya bermanfaat dan dapat membantu Anda dalam memilih mana badan zakat yang akan mengemban amanah dari Anda.