Showing posts with label Komputer. Show all posts
Showing posts with label Komputer. Show all posts

Tuesday, 29 December 2015

Mengenal Kode Error Blue Screen Pada Windows

Mengenal Kode Error Blue Screen Pada Komputer dan Cara Mengatasinya - Pernahkah layar komputer Anda tiba-tiba berwarna biru? Jika Anda sering melihat layar monitor komputer berubah warna menjadi biru,  maka hal ini dinamakan Bluescreen. Bluescreen merupakan suatu indikasi dimana layar Windows mengalami kesalahan pada sistem.

Kesalahan ini bisa disebabkan oleh banyak hal. Bluescreen memang tidak selalu muncul, namun jika Anda mengalaminya, hal ini bisa diatasi dengan mudah. Salah satu hal yang menyebabkan terjadinya Bluescreen adalah kesalahan yang terjadi pada RAM atau kesalahan pada penggunaan file yang tidak cocok.  Bluescreen bisa terjadi pada Windows baik itu Windows XP, Windows 7, Windows 8, Windows 10 maupun Windows Vista.
Mengenal Kode Error Blue Screen Pada Windows
Pada umumnya bluescreen ini memiliki tampilan warna biru dengan disertai kode error yang membuat bingung orang awam. Bagi orang awam, jika mereka mengalami hal ini, kadang mereka merasa panik, apalagi jika mereka sedang mengerjakan pekerjaan.

Sebenarnya bluescreen atau error tersebut merupakan kode untuk memberitahukukan kepada pengguna komputer bahwa ada hal yang kurang tepat pada komputer tersebut. Untuk mengatasi bluescreen, Anda harus mengetahui kode error tersebut. Memang ada cukup banyak sekali pesan yang terdapat pada saat komputer mengalami bluescreen.

Baca Juga ; Sejarah Komputer Pertama dan Penemu Komputer Pertama di Dunia

Nah pada pembahasan kali ini, kita coba untuk mengenali lebih dalam tentang Blue Screen, dan memahami pesan-pesan error yang disampaikan. Dengan demikian diharapkan setidaknya anda dapat melakukan P3K (pertolongan pertama pada komputer) anda.

Pada Blue Screen biasanya terdapat  4 bagian pesan/informasi yang disampaikan.


  1. Pesan kerusakan/pesan error: Berisi pesan kesalahan utama, yang akan kita bahas artinya
  2. Troubleshooting: Berisikan anjuran atau saran-saran apa yang harus dilakukan untuk memperbaiki kesalahan. Letaknya berada di bawah pesan error.
  3. Kode-kode hexadesimal: yang menuliskan kode-kode crash.
  4. Memory Dump Message: mengindikasikan bahwa semua proses yang saat itu sedang berlangsung di memory disalin ke dalam sebuah file di harddisk  untuk kepentingan debugging. Biasanya file debugging ini dibutuhkan para teknisi untuk menganalisa dan memperbaiki kesalahan.


Dan inilah beberapa contoh kode pesan error yang sering muncul saat bluescreen, diantaranya:


  1. Stop code 0X000000ED
  2. Kode pesan ini memberitahukan bahwa Windows tidak dapat “mount” boot volume.
  3. Stop code 0X0000007F
  4. Kode ini memberitahukan bahwa terjadinya error disebabkan oleh cacat pada memory, selain itu juga terjadi kerusakan pada motherboard karena overclocking.
  5. Stop code 0Xc000021A
  6. Error ini disebabkan oleh masalah pada Winlogon.exe, selain itu juga disebabkan oleh user yang mengubah permission fole-file yang penting pada Windows.
  7. Stop code 0X00000024
  8. Error ini disebabkan terjadinya masalah pada driver, untuk mengatasi hal ini, Anda bisa mengganti hardisk komputer.
  9. Stop code 0X0000002E
  10. Error ini disebabkan oleh kerusakan pada memory, hardisk dan juga motherboard.
  11. Stop code 0X0000009F
  12. Masalah satu ini disebabkan oleh driver dan power management mengalami masalah. Saat komputer melakukan hibernasi maka error ini bisa terjadi.
  13. Stop code 0X000000BE
  14. Error ini disebabkan oleh kesalahan pada driver, jika pada kode error disebutkan nama fole dan juga service maka Anda bisa meng-uninstal software yang disebutkan tersebut.


Selain beberapa kode error di atas, masih banyak lagi  kode error yang ada saat terjadi bluescreen. Untuk mengatasi masalah tersebut maka Anda bisa mengecek menu safe mode pada komputer. Pastikan menu tersebut tidak mengalami crash. Anda bisa menekan F5 pada saat booting di awal, saat itulah terdapat pertanyaan untuk mengaktifkan menu system restore atau tidak. And bisa memilih no untuk mengaktifkan sistem tersebut. Setelah itu pilihlah restore point.

Cara ini bisa Anda lakukan jika Anda menggunakan Windows. Selain cara ini, Anda juga bisa mendisable hardware. Sayangnya, pada beberapa masalah bluescreen kadang kita harus menggunakan software back-up. Software back-up tersebut digunakan untuk memback-up system yang Anda miliki terlebih dulu.

Bluescreen bukan hanya disebabkan oleh kesalahan pada driver, bisa saja masalah ini terjadi karena virus. Trojan merupakan masalah yang bisa menimbulkan bluescreen. Untuk mengatasi masalah ini maka Anda bisa melacak virus tersebut menggunakan antivirus.

Anda cukup menjalankan antivirus, Anda bisa melakukan scan terhadap virus menggunakan CD ataupun DVD. Bluescreen memang masalah yang sering terjadi pada komputer, laptop atau notebook. Namun, saat hal ini terjadi, Anda harus segera mengambil tindakan yang tepat agar tidak terjadi kerusakan yang fatal.

Sekarang, setidaknya anda sudah mulai mengerti mengenai pesan-pesan error yang ditampilkan pada Blue Screen. Sehingga anda tidak perlu panik, karena anda mengerti maksudnya. Dengan pembahasan kali ini, diharapkan anda mulai sedikit demi sedikit untuk mencoba memperbaiki penyebab-penyebab error yang muncul pada layar komputer anda.